<p><strong>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badun</strong>g mewakili <strong>Bupati Badung</strong> menghadiri pembukaan <strong><em>*2nd India-Bali International Cultural Festival*</em></strong> di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Sabtu (30/5/2026). Festival yang diinisiasi oleh The Art and Aesthetic Foundation (TAAF) India ini menjadi wadah diplomasi budaya sekaligus mempererat hubungan historis dan spiritual antara India dan Bali.<br /> <br /> Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi kepada TAAF atas dipilihnya Badung sebagai tuan rumah festival internasional tersebut. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan pengembangan *quality tourism* berbasis pelestarian budaya.<br /> <br /> Festival ini juga dinilai tepat momentum karena India kini menjadi pasar wisatawan mancanegara terbesar kedua ke Bali setelah Australia, dengan tren kunjungan yang terus meningkat pada kuartal I 2026. Karena itu, penguatan karakter budaya dan ruang kreativitas yang inklusif perlu terus dikembangkan.<br /> <br /> Melalui kolaborasi seni, musik, dan tari India-Bali di Balai Budaya Giri Nata Mandala, festival ini diharapkan melahirkan inovasi seni baru tanpa menghilangkan identitas budaya masing-masing. Kegiatan ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Badung sebagai destinasi MICE dan pusat kebudayaan dunia yang aman, representatif, dan inklusif.</p>
Pembukaan Second India - Bali INTERNATIONAL CULTURAL FESTIVAL
30 May 2026